Bayi, terutama yang baru lahir, belum bisa menyesuaikan suhu tubuh mereka seperti halnya orang dewasa. Hal ini membuat mereka rentan terhadap penyakit yang bisa timbul akibat udara panas, seperti ruam kulit, dehidrasi, atau sengatan panas. Beberapa ahli juga mengatakan bahwa ruangan yang didinginkan dan berventilasi baik dapat membantu bayi tidur dengan nyaman dan mengurangi risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Namun, di sisi lain, ruangan yang terlalu dingin juga bisa membuat bayi kedinginan. Perhatikan dulu hal-hal berikut saat ingin memasang pendingin ruangan agar tidak berbahaya bagi kesehatan bayi :
1. Pertahankan Suhu Kamar yang Nyaman
Aturlah suhu pendingin ruangan senyaman mungkin untuk bayi, sehingga tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Ibu bisa mengatur suhu pendingin berada di kisaran antara 23–26 derajat Celsius.
2. Perhatikan Juga Pakaian Bayi
Bagi ibu yang menggunakan air conditioner sebagai pendingin ruangan, sebaiknya kenakan pakaian panjang yang menutupi lengan dan kaki pada bayi agar ia tidak kedinginan. Ibu mungkin juga perlu menambahkan selimut tipis dan kaus kaki berbahan katun tipis untuk menutupi kakinya untuk mencegahnya kedinginan.
3. Rawat Pendingin Ruangan Secara Berkala
Penting untuk service cuci AC secara berkala agar menghasilkan udara yang bersih, nyaman dan sehat terutama untuk bayi.
4. Jaga Kulit Bayi Tetap Lembap
Pendingin ruangan seperti AC dapat membuat kulit bayi menjadi kering. Karena itu, ibu perlu memandikannya. Ibu juga dapat mengoleskan baby oil di setiap lubang hidung untuk membantu mencegah perdarahan pada hidung yang disebabkan karena saluran hidung yang kering. Namun, bicarakanlah dulu dengan dokter anak sebelum mengoleskan minyak ke lubang hidung bayi.
Konsultasikan permasalahan AC kamu bersama RUMAH AC PADANG di no:
082286123451
